Tampilkan postingan dengan label fpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fpi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

POLRI Akan Bubarkan FPI

Ini berita terbaru tentang masa depan FPI di Indonesia. Karna dinilai kerap membuat kekerasan , POLRI berencana membubarkan FPI. Langkah pembubaran ini sedang dikordinasikan dengan Kemendagri sebagai lembaga yang bertanggung jawab secara struktural akan keberadaan ormas. Tidak saja karna belasan polisi yang terluka akibat bentrok dengan FPI belum lama ini, namun Polisi menilai bahwa FPI memang dalam aksinya sering membuat onar dan kerasahan.


Sebagaimana diketahui, kasus kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) saat menggelar demonstrasi menolak Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa hari lalu berlangsung ricuh. Massa berpakaian serba putih tersebut tiba-tiba melemparkan batu ke arah aparat kepolisian yang berjaga.

Atas kasus tersebut, Mabes Polri bertindak tegas. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie menegaskan akan memberikan rekomendasi kepada Kementerian Dalam Negeri terkait wacana pembubaran FPI.

"Polri hanya bisa memberikan rekomendasi kepada Kemendagri," kata Ronny di Jakarta, Senin ,seperti dilaporkan Merdeka.com. 

Meski pembubaran ormas Islam tersebut berada di tangan Kementerian Dalam Negeri, Polri akan berkoordinasi mengenai rekomendasi tersebut. 


Tak hanya itu, polisi juga akan menggandeng Kementerian Hukum dan HAM. Sejauh ini, kasus unjuk rasa FPI yang dilakukan di Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta masih diselidiki Polda Metro Jaya. Nantinya, hasil penyelidikan tersebut akan menjadi bahan diskusi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) dengan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dan staf operasional Kapolri.


Setelah digodok, hasil tersebut baru akan diajukan ke Kapolri. Rekomendasi Kapolri tersebut akan diajukan kepada Kemendagri sebagai bahan pertimbangan.

"Kita tunggu saja hasil penyelidikan kasus tersebut," kata Ronny. ###

Jumat, 03 Oktober 2014

GERINDRA TERNYATA DUKUNG FPI



JAKARTA - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik memandang aksi unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) yang berujung ricuh ini terjadi karena Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama yang kerap berbicara lantang. Menurut dia, Basuki-lah yang harus introspeksi diri, bukan para massa FPI yang telah melempari kantornya dengan batu dan kotoran hewan.

"Ini akibat siapa (FPI rusuh) akarnya? Gara-gara pejabatnya, Ahok, yang ngomong sembarangan. Anarkis memang tidak dibenarkan, tetapi jangan lihat anarkisnya saja, bereskan akar penyebabnya juga," kata Taufik di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat seperti dilaporkan tribunnews.com.


Taufik mengatakan, apabila Basuki tidak berbicara sembarangan dan kebijakannya pro rakyat, maka FPI tidak akan melakukan aksi yang meresahkan warga ini. Taufik menjelaskan, ratusan massa FPI itu menuntut Basuki berhenti dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.


Wakil Ketua DPRD DKI itu menilai, Basuki sebagai seorang pejabat seharusnya memiliki etika dalam berbicara. Beberapa pernyataan Basuki, dia melanjutkan, telah meresahkan kumpulan masyarakat itu. "Makanya, Ahok biasa sajalah ngomong-nya. Buat kebijakan tuh yang tidak meresahkan, kayak kemarin melarang penjualan hewan kurban," kata Taufik.


Aksi unjuk rasa menolak Basuki sebagai gubernur DKI pengganti Joko Widodo itu berujung ricuh. Sebanyak 200 anggota FPI bentrok dengan pihak kepolisian.

Massa melempari Balaikota dan Gedung DPRD DKI dengan batu seukuran kepalan tangan dan kotoran hewan. Sebanyak 16 polisi mengalami luka-luka akibat aksi unjuk rasa ini. Sementara itu, dua personel kepolisian dilarikan ke Rumah Sakit Ciptomangunkusumo karena mengalami luka memar di kepala. ###


From : http://www.tribunnews.com/metropolitan/2014/10/03/aksi-unjuk-rasa-ricuh-gerindra-bela-fpi-dan-salahkan-ahok

Translate